Mai Ita Hamutuk Hodi Hader Rai Belu —-"Bersaudara itu sungguh Indah"

GambarPEMERINTAH Kabupaten Belu melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja dinilai tidak serius mengatasi masalah tenaga kerja (TKI) ilegal karena selalu lolos dari pengawasan. Hal ini juga karena ada indikasi kuat terjadi persekongkolan antara lembaga-lembaga terkait. Demikian ditegaskan Sekretaris PMKRI Cabang Atambua, Frederikus Seran di Atambua, Sabtu, (3/3), terkait digagalkannya 24 calon TKI ilegal yang akan dipekerjakan di Kalimantan Timur.
Seran menyatakan, banyaknya TKI ilegal asal Belu yang lolos dari perhatian pemerintah dalam hal ini Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) mengindikasikan ketidakseriusan pemerintah mengawasi perekrutan tenaga kerja oleh perusahaan jasa tenaga kerja Indonesia (PJTKI) ilegal.
“Ada indikasi konspirasi antara lembaga-lembaga terkait, makanya banyak TKI ilegal asal Belu selalu lolos ke luar negeri,” tandasnya.
Seharusnya, kata Seran, Disosnakertrans bersama DPRD mengawasi TKI ilegal secara ketat. PJTKI ilegal mesti dicopot dan diberikan sanksi tegas. 

Sudah Diawasi
Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Arnold Bria Seo mengungkapkan, pihaknya telah mengawasi secara ketat perekrutan TKI ilegal melalui PJTKI yang mendaftar pada Disosnakertrans. 
Seo menyebut, ada 48 PJTKI legal yang mendaftar di Disosnakertrans dan hanya satu kepala cabang serta tiga koordinator yang aktif di Belu. “PT Tistama Agra Jaya yang diakui untuk merekrut tenaga kerja ke luar negeri, dan PT Sinar Mas Group dan Ima Jaya adalah lembaga resmi perekrut tenaga kerja antardaerah,” sebutnya. 
Anggota Komisi C DPRD Belu, Maxi Mura meminta Pemkab Belu memperketat pengawasan terhadap perekrut tenaga kerja ilegal. Karena jika tidak, masyarakat yang menjadi korban. 
“Pemerintah kecamatan dan desa harus memperhatikan warganya agar tidak tergiur tawaran perekrut tenaga kerja ilegal. Pemerintah desa juga harus serius mengawasi gerak-gerik oknum PJTKI ilegal,” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: