Mai Ita Hamutuk Hodi Hader Rai Belu —-"Bersaudara itu sungguh Indah"

SELASA, 21 FEB 2012,

Dokumen Calon Kabupaten Malaka Lengkap

ATAMBUA,- Ketua Tim Komite I DPD RI, Emanuel Babu Eha dalam sambutannya ketika melakukan kunjungan bersama sejumlah anggota Komite I DPD RI ke Betun sebagai calon ibukota Kabupaten Malaka, Senin (20/2) kemarin menyebutkan, dokumen terkait pemekaran calon Kabupaten Malaka dari Kabupaten Belu sudah lengkap.

Dirinya bersama rekan-rekannya di komite I yang membidangi pemerintahan, salah satu tentang otonomi daerah sudah melakukan pemeriksaan semua dokumen dan semuanya sudah dinyatakan lengkap.

“Untuk berkas atau dokumen pemekaran yang diajukan sudah kami periksa dan lengkap semuanya,” ujar anggota DPD RI dari NTT itu.
Disebutkan, kedatangannya untuk melihat dari dekat terkait berbagai kesiapan pemekaran calon Kabupaten Malaka sebelum mengeluarkan rekomendasi dari DPD RI kepada DPR RI untuk dibahas lebih lanjut.

“Kami datang untuk lihat dari dekat kesiapan wilayah ini untuk menjadi daerah otonom baru. Dari pengamatan kami semua sudah ada dan potensi sangat cukup,” paparnya seraya melanjutkan, hingga saat ini ada 123 calon daerah otonom baru (DOB) yang diajukan, namun semua masih dikaji akibat dari moratorium pemekaran yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Walau ada moratorium katanya, berdasarkan kajian daerah perbatasan dengan negara lain mendapat prioritas untuk dimekarkan. “Memang ada moratorium, tapi ada kajian kalau daerah perbatasan mendapat prioritas termasuk calon Kabupaten Malaka yang sedang diperjuangkan saat ini,” bilang mantan Wakil Bupati Sumba Timur itu, didampingi sejumlah anggota DPD yang juga anggota Komite I DPD RI yakni Anang Prihantono, HT Bachrum Manyak, Denty EW Pratiwi, Wasis Siswoyo dan Abdulrahman.

Dia melanjutkan, walau daerah perbatasan mendapat prioritas untuk dimekarkan, tapi tidak langsung jadi karena harus melalui kajian, apalagi masih dalam moratorium pemekaran daerah otonom baru.

Dia mengharapkan, jajaran Pemkab Belu untuk mendalami hal-hal yang perlu dikaji antara lain penataan tata ruang kota pasca pemekaran, ada sewa gedung untuk kantor, sumber-sumber PAD dan tapal batas yang jelas seperti tapal batas di Lotas.

Sementara, anggota DPD RI, Anang Prihantono, HT Bachrum Manyak, Denty EW Pratiwi, Wasis Siswoyo dan Abdulrahman mengharapkan dukungan seluruh pihak untuk proses pemekaran calon Kabupaten Malaka. “Mari kita saling dukung untuk pemekaran calon DOB ini,” kata mereka ketika menyampaikan sambutannya.

Bupati Belu, Joachim Lopez dalam sekapur sirih mengatakan, maksud kunjungan anggota Komite I DPD RI untuk melihat seluruh kesiapan teknis dan kewilayahan di Kabupaten Belu. Kunjungan dimaksudkan agar DPD RI tidak kecolongan ketika dilakukan pembahasan lebih lanjut, termasuk menerbitkan rekomendasinya. “Mereka ingin lihat dari dekat juga supaya ada semacam gambaran ketika ada pembahasan pemekaran,” ujarnya.

Camat Malaka Tengah, Gabriel Seran dalam kata pembukanya mengatakan, masyarakat Malaka berterima kasih karena Komite I DPD I RI sudah datang untuk melihat dari dekat wilayah yang akan dimekarkan.
Dia berharap agar perjuangan membuahkan hasil dan harapan masyarakat akan pemekaran dapat terealisir. (lok/ays)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: