Mai Ita Hamutuk Hodi Hader Rai Belu —-"Bersaudara itu sungguh Indah"

Deklarasi Belu Oan Jakarta

Lintas Indonesia – Jakarta. Kelompok Masyarakat Muda dari Kabupaten Belu (NTT) menggelar deklarasi Belu Oan Jakarta (B ON J). Tema yang di kedepankan adalah “Membangun Persaudaraan Agar Tetap Solid Sebagai Belu Oan Di Jabodetabek”. Diselenggarakan di anjungan Nusa Tenggara Timur (NTT) TMII, Jakarta, 01/10/2011.

Menurut Ketua Umum, Primus Marianto Nahak “Niat ini tercetus berawal secara tidak sengaja lantaran sering saling berkomunikasi melalui Facebook. Kemudian kami berniat bersama rekan-rekan yang berada di Jakarta, mengadakan pertemuan yang kami buat di Monas,” Ujar Mahasiswa yang berada pada salah satu perguruan tinggi di Jakarta.

Disamping Deklarasi yang digelar, B On J juga mengadakan pentas budaya Kabupaten Belu. Primus menambahkan, “Perlu adanya organisasi kepemudaan Belu untuk menjalin kebersamaan dan mempererat tali silahturahmi khususnya pemuda yang berada di sekitar Jabodetabek,” Jelasnya.

Tampak beberapa tokoh masyarakat turut hadir memperkuat barisan kepemudaan yang baru pertama kali dibentuk. Mereka sengaja datang ke Jakarta turut meramaikan acara yang berlangsung hingga larut malam. Primus jeli didalam melihat kekayaan budaya didaerahnya untuk ikut serta mengangkat beberapa budaya khususnya yang berada di Kabupatenn Belu.
Sekilas tentang Kabupaten Belu yakni berdiri pada tahun 1958 dengan Ibukota Atambua, jumlah penduduk : 465.933 jiwa (2009) batas wilayah sebelah timur : Repulik Demokratik Timor Leste, sebelah barat : Kabupaten Timor Tengah Utara dan Kabupaten Timor Tengah Selatan, sebelah Utara : Selat Ombai, sebelah Selatan : Laut Timor.

Geografis, wilayah seluas 2.440,05 km² beriklim tropis dengan musim hujan yang sangat pendek (Desember-Maret) dan musim kemarau yang panjang (April-November). Transportasi Laut : Pelabuhan Laut Atapupu, Pelabuhan Teluk Gurita, Udara : Bandara Haliwen dengan jarak sekitar 3 km dari pusat Kota Atambua.

Pembangunan Kabupaten Belu memberdayakan ekonomi masyarakat melalui koperasi dan kelompok usaha bersama ekonomi (KUBE) dengan bertumpu pada potensi diri dan teknologi tepat guna. Produk andalan Kabupaten Belu adalah daun cendana, kerajinan Gerabah di Kecamatan Webriamata, Kerajinan Tenun ikat, Tas Tali Gewang,

Pada umumnya merupakan wilayah yang berbukit-bukit dan bergunung-gunung mendominasi wilayah bagian selatan dan sebagian kecil di bagian utara. Bagian tengah terdiri dari area dengan dataran sedang (200-500 m.dpal). Dataran tinggi hanya terdapat di bagian timur yang berbatasan langsung dengan RDTL. Dataran rendah dibagian selatan sebagian besar digunakan sebagai areal persawahan dan kawasan cagar alam hutan mangrove.

Kabupaten Belu berada pada Kecamatan Tasifet Barat, Tasifeto Timur dan sedikit di bagian Kecamatan Kakulukmesak. Beriklim tropis dengan musim hujan yang sangat pendek (Desember-Maret) dan musim kemarau yang panjang (April-November). Pelabuhan Laut Atapupu, Pelabuhan Teluk Gurita, Bandara Haliwen dengan jarak sekitar 3 km dari pusat Kota Atambua.

Primus menambahkan dengan terbentuknya organisasi kepemudaan yang baru pertama kali ada di Jabodetabek, “diharapkan kedepan putra-putra daerah yang tersebar di sekitar jabodetebek dapat menjadi generasi muda serta memiliki sumber daya manusia yang handal.

Sumber:
http://lintasindonesia.com/nasional/2069-belu-oan-jakarta

Deklarasi Belu Oan Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Awan Tag

%d blogger menyukai ini: